Monitoring CPCL Perbenihan di Minahasa Tenggara
Ratahan, Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) bersama CWS Penyuluh Pertanian melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus pendampingan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) perbenihan perkebunan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Tim BRMP Sulut yang turun lapangan terdiri dari Rizki Ramdani, Sementara dari CWS Penyuluh Pertanian hadir Debora R. Sauba. dan Jein Soputan.
Rombongan tim diterima langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Mitra, Venly V.J. Monigir. Kadis menyambut baik kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa program hilirisasi perkebunan memerlukan pengawalan, verifikasi, serta monitoring yang ketat pada setiap tahapan pelaksanaannya.
Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mitra, Teddy Langoy, menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten tersebut mengajukan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) perbenihan untuk tiga komoditas unggulan perkebunan, yaitu kelapa (varietas dalam dan genjah), pala, dan kakao.
Pengajuan CPCL perbenihan tersebut mencakup wilayah yang cukup luas dan tersebar di seluruh 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Mitra.
Saat ini, penyaluran pupuk pendamping untuk komoditas kelapa genjah seluas 100 hektare telah dinyatakan tuntas dan disalurkan kepada kelompok tani penerima program.
Sementara itu, proses penyaluran benih kelapa sedang berjalan. Sebanyak 5.000 benih dari total kuota 11.000 benih dalam tahap penyaluran kepada petani.
Kegiatan monitoring dan pendampingan ini bertujuan memastikan ketersediaan benih perkebunan kelapa, pala, dan kakao tersedia dalam jumlah yang cukup serta tersalurkan dengan tepat sasaran kepada para petani.
Pengawalan ini juga menjadi upaya strategis untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan program hilirisasi perkebunan di wilayah Mitra secara transparan dan akuntabel.